Saturday, January 18, 2014

Arti lambang K3

Arti Lambang Keselamatan dan Kesehatan Kerja(K3)
Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3)
dilambangkan palang dilingkari roda bergerigi
sebelas berwarna hijau di atas dasar putih.
Lambang tersebut memililki makna :
Palang : bebas dari kecelakan dan sakit
akibat kerja.
Roda gigi : bekerja dengan kesegaran
jasmani dan rohani
Warna putih : bersih, suci
Warna hijau : selamat sehat dan sejahtera.
Sebelas gerigi roda : 11\Bab dalam
Undang-Undang No. 1 tahun 1970
tentang Keselamatan Kerja.

Wednesday, August 22, 2012

Ketika kendaraan anda mati saat melintas rel kereta api

Mengapa jika mesin kendaraan bermotor
tiba-tiba mati di lintasan rel kereta api sulit
dihidupkan lagi ?
Ternyata itu disebabkan adanya pengaruh
gesekan antara roda kereta dengan relnya.
“Jadi, bukan semata-mata karena sopirnya gugup sehingga tidak bisa menghidupkan mesin
kendaraannya, ” kata Dr Ir. Djoko Sungkono,
kepala Laboratorium Motor Bakar Teknik Mesin
Institut Teknologi Surabaya (ITS). Selama ini sering terjadi kendaraan bermotor
tiba-tiba mati mesinnya saat melintas di atas
rel kereta api. Itu terjadi terutama ketika ada
kereta yang mau lewat. Pengendaranya
kesulitan menghidupkan kembali mesin
kendaraannya itu. Akibatnya, kendaraan bermotor itu ditabrak kereta dalam hitungan
sekian puluh detik berikutnya. seperti yang dialami Rektor dan Pembantu Rektor III Universitas Islam Darul Ulum Lamongan pada tahun 2007. Keduanya tewas
karena mobil yang sedang melintas rel
dihantam kereta api. Djoko lalu mengingatkan,
jika mesin mobil tiba-tiba mati di atas rel, maka hendaknya penumpangnya segera keluar
dan mendorongnya . Jika tidak, akan sangat
membahayakan jika kereta segera lewat. Dan
jangan berusaha menghidupkan mesin! Yang
anda lakukan adalah, keluar! dan
mendorongnya! Kalaupun anda gak sempat mendorong, setidaknya anda sudah berada
diluar kendaraan dan bisa sewaktu-waktu lari
menghindar. Mengapa mesin bermotor susah dihidupkan?
Kata Djoko, terjadi impedansi yang
ditimbulkan oleh pergesekan roda kereta api
dan relnya. Dan, impedansi itu yang cukup untuk
mengakibatkan mesin mobil yang mati sulit
menyala kembali. Kejadian itu terutama berpengaruh pada mobil atau kendaraan yang
berbahan bakar bensin, meskipun kendaraan
berbahan bakar solar juga ada yang
terpengaruh. “Pada kendaraan yang berbahan
bakar bensin, starternya digerakkan oleh
dinamo,” paparnya. Dari dinamo ini dihasilkan medan magnet yang selanjutnya
menggerakkan mesin motor/mobil. Djoko
mengatakan, hal tersebut tidak jadi masalah
bila mesin motor/mobil tersebut tidak mati. Namun bila mesin tersebut mati maka akan sulit untuk dihidupkan lagi. Medan impedansi tersebut tidak memerlukan jarak yang dekat untuk terjadi ipedensi. Hal tersebut sudah mulai dapat berpengaruh ketika
kereta api masih berjarak 1,5 km lokasi
lintasan di mana kendaraan bermotor itu
melintas rel.
Tips :
Jadi langkah terbaik yang harus dilakukan :
dorong kendaraan ( kalau mobil, segera keluar
dari kendaraan anda) dari rel kereta baru
setelah itu coba hidupkan kembali mesin mobil
anda
Sumber:wordpress

Sunday, August 12, 2012

KERJA DALAM SATU TEAM

Kecakapan atau skill, adalah sesuatu yang mutlak diperlukan dalam memimpin suatu
team work, Tapi kita juga perlu menyadari bahwa disamping skill atasan, masih ada hal-hal lain yang harus diperhatikan oleh seorang atasan dalam upaya memimpin, mengarahkan memotivasi dan menumbuhkan semangat kerja bawahannya. Dan ini sangat tergantung pada situasi dan kondisi team, terutama sangat tergantung pada perilaku atasan dalam memimpin. Dalam hal ini, banyak usaha-usaha atau trik- trik atasan untuk menggerakkan bawahannya, tentunya dengan harapan agar tujuan bisa dicapai dan atasan mendapatkan tempat yang terhormat di hati bawahannya. Dibawah ini, ada beberapa tips untuk atasan dalam memimpim bawahan
1. Disiplin . Jangan meremehkah yang satu ini, karena kerja team adalah sebuah sistem yang di dalamnya ada ketergantungan satu sama lain, maka ketidak disiplinan yang mengakibatkan kesalahan pada satu bagian akan mengganggu bagian yang lain dan menghambat tercapaianya tujuan. Menjadi sangat tidak terhormat apabila kesalahan sebagai akibat kurang disiplin itu justru dilakukan atasan,
2. Belajar dan terus belajar. Jangan pernah dihinggapi perasaan bahwa “atasan paling pintar”, atasan mungkin punya kelebihan di satu sisi, tapi di sisi lain pasti
masih ada kekurangan, jadi tidak ada atasan yang sempurna. Dalam kondisi seperti ini, kita jangan malu atau merasa rendah untuk belajar dan menimba pengetahuan dari bawahan, seorang bawahan justru akan menghormati atasan apabila atasan mau mendegar apa yang disampaikan bawahan.
3. Pandai mengatur emosi. Mengendalikan emosi memang bukan pekerjaan yang mudah, tetapi sebagai atasan tetap harus mampu mengontrol emosi, jangan pernah memarahi, memaki, dan menegur bawahan di depan bawahan yang lain (apalagi di depan umum), ini bukan sikap atasan yang bijak, sikap seperti ini justru
akan kontra produktif, bawahan merasa tertindas, di hina, diperlakukan semena- mena, diperbudak, dan akibatnya bisa menurunkan semangat kerja mereka. Akan lebih bijak apabila, dia di panggil dalam ruangan, lalu disampaikan kesalahannya dan akibat-akibat yang ditimbulkan, tentu dengan harapan kesalahan itu tidak diulang di waktu- waktu berikutnya.
4. Obyektif Jangan pilih kasih, perlakukan bawahan dengan cara yang sama, jangan pernah menganaktirikan bawahan, team work harus dikelola secara profesional, dengan begitu sikap bijak atasan akan tampak jelas. Bangun karakter bawahan dengan menampakkan kelebihan kelebihannya, karena hal itu bisa menambah motivasi mereka dalam melakukan pekerjaan.
5. Jalin hubungan kekeluargaan Jalinan hubungan seperti ini sering kali mampu menyentuh hati karyawan, perlu diingat bahwa mereka adalah juga manusia biasa yang punya hati nurani. Rasa empati kita terhadap bawahan akan mampu menumbuhkan rasa hormat mereka. Jangan pernah menutup diri dari bawahan, jangan pernah merasa gengsi untuk bergabung dengan bawahan di semua level, dan jangan pernah merasa tersaingi oleh bawahan. Dengan begitu, atasan telah mampu menjadi sahabat yang bernilai positif bagi karyawan.
6. Rayakan keberhasilan. Harus disadari, bahwa kesuksesan suatu team work adalah kesuksesan kelompok, dan setiap bagian dari kelompok harus merasakan keberhasilan itu, sehingga sekecil apapun keberhasilan itu tetap upayakan untuk dirayakan, meskipun dengan cara sederhana (misalnya, makan bersama, minum bersama, dsb), dan atasan harus ada ditengah-tengah mereka, hal ini penting untuk menjaga semangat kerja mereka. Demikian, semoga bermanfaat. Salam……….
Sumber:http://rajinbekerja.com/kepemimpinan/